Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Bagaimana Mengevaluasi Kualitas Backlink Untuk SEO

Apakah kamu pernah bertanya terkait bagaimana mengevaluasi kualitas backlink untuk SEO? 

Ya, ini pertanyaan yang paling sering disampaikan beberapa kalangan. Mengingat backlink memiliki dampak yang cukup besar bagi sebuah blog atau website.

Tenang, pertanyaan tersebut akan dijawab pada artikel ini. Maka dari itu sebaiknya kamu membaca artikel ini hingga selesai.

Yuk, kita bahas.


Bagaimana mengevaluasi backlink


Mengevaluasi Kualitas Backlink Untuk SEO

Melakukan link building atau memperoleh backlink masih menjadi hal penting. Terlebih bila ingin optimasi mesin pencari Google. 

Apalagi hal ini salah satu faktor yang dijadikan ukuran untuk menentukan peringkat sebuah situs. Ya. Memang tidak menyeluruh namun tidak salah bila membangun backlink untuk money site yang kita miliki.

Namun yang menjadi permasalahan ialah terkait kualitas backlink yang didapatkan. Karena sekalipun backlink berjumlah banyak namun tidak memiliki kualitas baik maka itu percuma. Lebih baik memiliki backlink dengan jumlah sedikit tetapi benar-benar berkualitas tinggi.

Perlu diketahui. Backlink berkualitas bakal memberi situs otoritas yang lebih baik. Sering dikenal juga link juice berkualitas.

Semakin banyak backlink berkualitas yang mengarah ke sebuah situs maka semakin tinggi otoritasnya di mesin pencari.

Lalu Apa yang Dimaksud Dengan Kualitas Backlink?

Sebenarnya kualitas backlink ialah mengacu pada kualitas sebuah domain pengarah. Ini dimaksudkan backlink yang bersumber dari sebuah situs dengan otoritas tinggi (Domain authority tinggi).

Maka dari itu, mengapa para pakar SEO selalu menganjurkan untuk melakukan link building ke situs dengan authority tinggi.

 

Evaluasi kualitas backlink

Coba bayangkan bila sebuah situs dengan authority tinggi memberi backlink ke situs atau blog mu. Itu sebenarnya termasuk salah satu backlink berkualitas tinggi.

Memahami Apa Itu Backlink Berkualitas Rendah

Backlink berkualitas rendah ialah yang didapatkan pada beberapa situs dengan domain authority kecil. Ya. Memang tidak semua situs kecil (DA) kecil itu tidak baik. 

Namun yang dimaksudkan ialah situs yang memiliki konten kurang baik. Salah satunya yang melanggar aturan Google. 

Nah, sebaiknya kamu tidak membuang waktu untuk melakukan quest post ke situs kurang terpercaya. Sekalipun kamu diberi link outbound lebih dari satu. 

Itu belum tentu memberi link juice berkualitas untuk blog atau website mu. Bisa jadi malah membuat blog mu mengalami peringatan Google.

Latar Belakang Kualitas Backlink Serta Hindari Backlink Spam

Mungkin kamu pernah mendengar bila sekitar tahun 1990 hingga tahun 2000-an. Backlink serta kata kunci merupakan faktor utama untuk meningkatkan peringkat sebuah situs.

Jadi, ketika sebuah situs memiliki backlink dengan jumlah banyak. Tanpa peduli kualitas backlink, itu sudah menjamin blog memasuki tingkat tertinggi di mesin pencari Google.

Namun itu tidak lagi sepenuhnya bekerja saat ini.

Memang betul. Saat ini masih banyak beberapa pengelola situs melakukan praktik black-hat SEO. Mungkin dengan beberapa alasan. Salah satunya ingin mendapatkan hasil instan.

Tetapi ketahuilah, tindakan itu memang memberi hasil signifikan dalam waktu singkat. Namun itu malah menjadi mimpi buruk bagi sebuah situs dalam jangka waktu panjang. 

Bahkan tidak sedikit situs yang tumbang karena mendapat hukuman dari Google. 

Ada baiknya menghindari praktik seperti ini bila ingin melihat situs mengalami peningkatan yang sehat.

Update Penguin Terkait Menghukum Situs yang Melakukan Spam Backlink

Kamu pasti sudah paham bila Google terus melakukan update algoritme (Google Algoritme) setiap waktu. Ini bertujuan agar memberi pengalaman terbaik terhadap audient.

Bahkan update ini sudah disampaikan sejak lama. Bagaimana Google Penguin memberi hukuman pada situs yang melakukan spam backlink.

Lengkapnya pada link berikut: (https://www.searchmetrics.com/glossary/googlepenguinupdate/)

Tadi sudah dijelaskan bila melakukan backlink spam memang bisa memberi peningkatan peringkat dengan cepat. 

Namun perlahan peringkat tersebut bisa turun. Bahkan bisa hilang dari SERP dan parahnya lagi blog atau website bisa terkena penalti Google. 

Jadi, pikirkan yang terbaik untuk perkembangan blog mu.

Lantas Bagaimana Mengukur Kualitas Backlink 

Bila ingin mengukur kualitas backlink memang tidak bisa dilakukan dengan teknik manual. Namun harus menggunakan tools tambahan. Begitu banyak tools pemeriksa backlink yang bisa digunakan.

Salah satu tools yang bisa digunakan untuk mengukur kualitas backlink ialah Algoritme PageRank Google.

Beberapa hal yang bisa dikerjakan oleh tools pemeriksa backlink diantaranya:

  • Memberi data terkait authority domain
  • Memberi data authority halaman
  • Data lalu lintas (traffic)
  • Data beberapa jenis backlink (data Dofollow maupun Nofollow)
  • Data Rujukan domain
  • Data domain yang tertaut

Metrik yang tepat digunakan oleh mesin pencari memang belum diketahui. Namun beberapa pakar SEO setuju bila nilai DA dan PA menjadi metrik penting untuk mengetahui kualitas backlink.

Sekalipun situs tujuan sebagai backlink memiliki nilai authority tinggi. Sebenarnya itu tak menjamin sebuah situs mendapat peringkat tinggi di mesin pencari Google. Bahkan ini sudah disampaikan dengan jelas.

Baca lengkapnya pada link berikut: (https://www.searchenginejournal.com/domain-authority/246515/)

Sekalipun hal ini sudah dijelaskan sejak lama. Tetap saja banyak pihak yang menentang atau kurang sependapat. 

Pada kenyataannya banyak yang beranggapan bila (DA) masih menjadi faktor penting yang harus diperhatikan ketika melakukan link building. Terlebih bila ingin mendapat kualitas backlink tersebut.

Hal ini bahkan pernah di bahas oleh salah satu penulis. 

Lengkapnya bisa di baca pada link berikut: (https://en.wikipedia.org/wiki/PageRank)


Peringkat Halaman

Tadi sempat disinggung terkait DA serta PA. Terlepas dari kedua hal tersebut, apakah kamu tahu terkait “PageRank”?

PageRank ialah algoritma yang sering digunakan oleh Google. Terlebih bila ingin menganalisis otoritas sebuah halaman situs. 

Pada dasarnya ini sebenarnya otoritas halaman menurut versi Google. Kemudian skor PageRank sekitar angka 0 hingga angka 10.

PageRank sebenarnya bisa ditransfer. Yakni ketika sebuah halaman situs membuat backlink ke situs dengan authority tinggi. Nah, skor PageRank tinggi tersebut bakal masuk ke situs yang sudah melakukan link building.

Memahami Backlink Dofollow dan Nofollow

Ya. Jenis backlink sering disertakan ketika menggunakan tools pemeriksa backlink. Backlink dibagi menjadi dua kategori yakni Dofollow dan Nofollow.

Sering kali backlink Nofollow tidak begitu diperhitungkan untuk peringkat pencarian. Backlink ini sering mencakup backlink berbayar, backlink komentar, serta sering juga posting di forum.

Backlink berkualitas ialah yang memiliki atribut Dofollow. Ini berarti mesin pencari Google menghitung backlink ketika melakukan analisis peringkat pencarian.

Bahkan begitu banyak tools pemeriksa backlink memberi data terkait total domain perujuk serta domain tertaut. Dengan tujuan sebagai sumber backlink.

Sebuah situs kredibel ialah yang memiliki domain perujuk yang lebih banyak dibanding dengan domain penautan.

Situs yang memiliki reputasi baik dengan DA tinggi lebih cenderung menerima lebih banyak backlink dibandingkan dengan jumlah total outbound link (Link keluar).

Tools Mengevaluasi Backlink Berkualitas

Ada beberapa tools yang bisa digunakan untuk mengevaluasi kualitas backlink. Beberapa tools yang biasa digunakan diantaranya:

  • Ahrefs
  • SEMrush (Hal ini sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya terkait menggunakan SEMrush)
  • Moz


Ketiga tools tersebut memang premium. Terlebih bila ingin memperoleh fitur lengkap. Namun tenang, kamu tetap bisa menggunakannya tanpa harus mengeluarkan budget. Dalam artian menggunakannya pada versi trial.

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Backlink

Ada beberapa faktor yang menjadi acuan mesin pencari memberi nilai dari sebuah backlink. Beberapa faktor yang menjadi acuan Google ketika melakukan analisis backlink diantaranya:

1. Otoritas Domain

Authority domain (DA) ialah yang mengacu pada keseluruhan dari sebuah domain. Sering kali bila DA yang dimiliki dengan nilai rendah maka itu menandakan berkualitas rendah. 

Namun bila sebuah situs web memiliki nilai DA tinggi maka sering dikenal sebagai situs berkualitas baik. Bahkan sering dipercaya sebagai situs yang baik untuk melakukan link building.

2. Kealamian Backlink

Kealamian backlink atau backlink alami ialah yang dilakukan secara natural. Dalam artian backlink tersebut dibuat dengan memperhatikan aturan Google.

Backlink alami ialah link yang dibangun dengan tidak menipu mesin pencari. Backlink alami ialah yang ditambahkan oleh webmaster, pengelola situs maupun blogger lainnya. Dengan tujuan agar mengarahkan pengunjung ke konten terkait.

3. Teks Jangkar

Sebelumnya sudah dijelaskan bila Google terus memperbarui algoritma. Salah satunya agar bisa mengetahui kualitas dari backlink.

Google selalu menganalisis teks jangkar dari sebuah backlink agar bisa menentukan relevansi terhadap halaman yang ditautkan. Teks jangkar sering juga di kenal dengan Anchor teks yang memiliki link di dalamnya kemudian mengarahkan ke halaman tertentu.

Nah, ketika teks jangkar atau Anchor tidak relevan dengan halaman yang ditautkan, maka itu dinilai dengan backlink berkualitas rendah.

Jadi pastinya Anchor teks yang digunakan ketika melakukan link building mengarahkan ke konten relevan.

4. Posisi Backlink

Posisi backlink ialah yang mengacu di mana backlink tersebut muncul pada sebuah halaman situs.

Backlink yang muncul di bagian halaman cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan backlink yang muncul pada bagian footer, header maupun sidebar.

Misalnya saja, bila backlink muncul pada bagian atas konten. Maka backlink tersebut diperlakukan relevansi yang lebih besar bila dibandingkan dengan backlink yang muncul pada bagian akhir konten.

5. Kedalaman Backlink

Kedalaman dari sebuah backlink bisa mempengaruhi relevansi. Situs dengan peringkat teratas cenderung lebih memiliki backlink banyak yang mengarah pada bagian halaman.

Mengapa backlink dianggap lebih relevan bila mengarah ke dalam halaman? Ya karena itu secara langsung mengarah pada konten yang dimaksud. 

Jadi, coba arahkan backlink yang kamu buat langsung ke halaman atau konten. Tujuannya bisa mengangkat peringkat konten tersebut di mesin pencari Google.

6. Status Backlink

Status backlink ialah identifikasi terkait Dofollow serta Nofollow. Status ini nantinya mempengaruhi peringkat sebuah situs di mesin pencari. 

Sebenarnya bukan hanya terkait Dofollow atau Nofollow. Namun sering juga dikenal apakah backlink yang dibuat sebelumnya masih bekerja atau malah sudah tidak aktif. Ini sering dikenal (link aktif atau link rusak).

Demi mendapat peringkat lebih tinggi di mesin pencari. Maka pastikan backlink yang sudah dibuat sebelumnya masih bekerja dengan baik (pastikan link tidak loss).

7. Jenis Halaman

Jenis halaman juga termasuk penilaian yang dilihat Google untuk menentukan peringkat sebuah situs.

Beberapa backlink yang ditemukan pada bagian komentar, blogroll utas forum, tanda tangan, bentuk spanduk. Itu lebih cenderung tidak berdampak besar di mesin pencari.

Backlink berkualitas baik lebih cenderung yang terdapat pada bagian artikel posting. Demi mendapat kualitas tinggi maka buatlah posting berkualitas.

Lalu Bagaimana Menghapus Backlink Berkualitas Rendah?

Dikarenakan backlink ditambahkan pada situs lain, maka kamu tidak memiliki akses yang mudah untuk menghapusnya. 

Namun bila kamu ingin menghapus backlink berkualitas rendah. Maka kamu bisa menggunakan webmaster dan melakukan penolakan/penghapusan pada link tersebut.

Pada kenyataannya. Sekalipun sudah mengirim backlink berkualitas rendah tersebut pada webmaster. Namun tidak jarang tindakan tersebut mengalami kegagalan.

Begitu banyak backlink dengan kualitas rendah ditambahkan oleh situs tertentu demi mencoba meningkatkan otoritas mereka.

Sekalipun ada beberapa yang mengalami kegagalan melakukan penolakan backlink berkualitas rendah di webmaster. 

Tak salah kamu terus mencobanya. Karena masih ada beberapa kalangan yang berhasil melakukannya.

Lalu Bagaimana Menambahkan Backlink Berkualitas Tinggi?

Ketahuilah, sesungguhnya kamu tidak bisa membeli backlink alami. Bila ingin mendapat backlink berkualitas tinggi, maka cukup menerbitkan konten berkualitas tinggi.

Ketika konten yang kamu buat memberi nilai tinggi. Maka tak sedikit situs yang rela bahkan mau memberi backlink dengan cuma-cuma.

Maka dari itu, terus fokus menciptakan konten terbaik untuk pembaca. Sebenarnya kamu juga bisa membangun backlink pada situs dengan kualitas tinggi.


Penutup

Mendapat backlink berkualitas tinggi ialah salah satu bagian penting dari SEO. Sekalipun Google terus melakukan update algoritma. 

Backlink berkualitas masih masuk dalam kategori bagi Google memberi peringkat terhadap sebuah situs.

Teruslah mengevaluasi kualitas backlink untuk SEO. Terlebih yang ada di situs mu saat ini. Pastikan backlink tersebut dengan kualitas tinggi guna memberi dampak positif terhadap perkembangan blog.

Bila dirasa artikel ini sangat bermanfaat. Langsung bagikan ke blogger lainnya agar mereka juga mendapat pemahaman baru terkait mengevaluasi backlink.

Akhir kata semangat terus menjadi blogger. Semoga sukses.

Salam blogger.

Post a Comment for "Bagaimana Mengevaluasi Kualitas Backlink Untuk SEO"